1. Apa itu Typgoraphy (Tipografi)
Typography yang berasal dari kata Yunani Typos = bentuk dan graphein = menulis yang merupakan seni dan teknik mengatur huruf menggunakan gabungan bentuk huruf cetak, ukuran huruf, ketebalan garis, spasi antar huruf, garis pandu dan jarak antar baris.
Sumber:
http://bloggingly.com/apa-itu-typgoraphy-tipografi/
2. Bentuk Font
Berdasarkan bentuknya, para pakar tipografi umumnya membagi jenis huruf ke dalam dua kelompok besar: serif dan sans serif. Lalu ada kelompok ketiga dan keempat yang disebut script dan dekoratif. Jenis serif dan sans serif pun berbeda-beda, tapi mari sebelumnya mengetahui perbedaan serif dan sans serif.
Serif
Serif adalah kelompok jenis huruf yang memiliki “tangkai” (stem). Lihatlah font Times New Roman, Bodoni, Garamond, atau Egyptian misalnya. Persis mendekati ujung kaki-kaki hurufnya, baik di bagian atas maupun bawah, terdapat pelebaran yang menyerupai penopang atau tangkai. Menurut sejarah, asal-usul bentuk huruf ini adalah mengikuti bentuk pilar-pilar bangunan di Yunani Kuno. Seperti kita ketahui, bagian atas dan bawah tiang pilar memang lebih besar agar bisa membuat pilar lebih kokoh.
Contoh / ilustrasi :
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHZK0rsgNllxO_KkWZ7etlPEIHTvUNMzq-VUW0MWmFScj4ltvVOnFBBYlEpmSHlHlD4ALFQmZ-eRnZb8BESx7vEkoNJvPPEbmOKdjGgaed5urKKcOgl8m7UJ3VJRwjjXHP5BiZvvIAV96A/s1600/font-serif-dan-sans-serif-(1).jpg
3. Sans Serif
Sans serif (atau “tanpa” serif) adalah jenis huruf yang sebaliknya: tidak memiliki tangkai. Ujung-ujung kakinya polos begitu saja. Contohnya Arial atau Helvetica (Catatan: meski amat mirip dan sering saling mensubstitusi satu sama lain, kedua font ini tidaklah mirip persis. Cobalah sekali-kali Anda cetak contoh huruf dalam ukuran besar dan amati perbedaan-perbedaan tipis kedua font ini.) Contoh lain jenis huruf sans adalah ITC Officina Sans, yaitu font yang digunakan di mwmag yang sedang Anda baca ini.
Kegunaan tangkai serif. Pada ukuran teks kecil, seperti seukuran tulisan teks di surat kabar atau buku, umumnya tangkai pada kaki-kaki font serif membantu agar tulisan mudah dibaca. Mengapa? Karena tangkai font serif membantu membentuk garis tak tampak yang memandu kita mengikuti sebuah baris teks. Karena itulah kita banyak menjumpai buku-buku dilayout dengan serif. Menurut penelitian, seseorang yang membaca font serif bisa lebih tahan membaca karena tidak mudah lelah—akibat adanya bantuan dari tangkai serif tadi. Tapi pada kondisi-kondisi berikut ini: a) huruf amat kecil (seperti tulisan bahan-bahan di label makanan); b) huruf amat besar (seperti di plang-plang merek) yang harus dilihat dari jauh; c) di layar monitor; huruf sans serif kadang lebih mudah dibaca. Mengapa? Karena justru kaki-kaki font serif memperumit bentuk huruf sehingga sedikit lebih lama dibaca. Jika huruf kecil sekali atau pada resolusi rendah seperti di layar monitor, kaki serif bisa tampak bertindihan dan menghalangi pandangan. Karenanya kita banyak melihat plang rambu lalu lintas menggunakan huruf yang sesederhana mungkin agar bisa cepat dibaca, dan di halaman web banyak dipakai font serif karena lebih mudah dibaca pada ukuran kecil/layar kasar.
Jenis-jenis serif. Serif tiap jenis huruf pun dapat berbeda-beda. Huruf-huruf masa lama (Old Style) seperti Garamond dan huruf-huruf masa transisi (Transitional) seperti Times New Roman misalnya, memiliki tangkai yang sudutnya lengkung. Sementara pada huruf-huruf masa modern seperti Bodoni, tangkainya bersudut siku. Ada lagi yang bersudut siku pula, tapi relatif tebal/tinggi. Contohnya Egyptian. Tipe serif seperti Egyptian kadang disebut slab serif. Beberapa huruf unik tertentu memiliki tangkai serif negatif, yaitu tangkai yang masuk ke sisi dalam kaki sehingga ujung kaki nampak lebih kecil dari batang kakinya.
Contoh font Sans Serif :
slidemaker.wordpress.com
Sumber: http://www.master.web.id/mwmag/issue/06/content/tutorial-tipografi-1/tutorial-tipografi-1.html\
4. Paduan Penggunaan Font
a. Penulisan Judul/header
Jenis Font yang sebaiknya digunakan pada penulisan Judul adalah Arial, Verdana atau Times New Roman
http://fiona42.wordpress.com/category/tugas-akhir/typografi/
Sesuaikan jenis font dengan jenis, isi, dan sasaran tulisan.
Contohnya: Jika sasaran tulisan adalah anak-anak dan tulisan kita bukan tulisan ilmiah, tak ada salahnya kita memilih font yang sesuai dengan karakter anak. Bisa ceria, tidak serius, dan lucu seperti comic sans atau chalk.
Jika tulisan kita berisi pembahasan mengenai teknologi, maka sebaiknya menghindari penggunaan tulisan yang klasik atau arkais. Sementara, jika tulisan kita diperuntukkan bagi remaja putri, font yang bersifat feminin dan agak "centil" boleh juga menjadi pilihan.
Ukuran dan ketebalan huruf harus lebih menonjol dari pada font isi.
Walaupun mempergunakan font yang sama alangkah lebih baik jika kita lebih menonjolkan font pada Header dengan cara memperbesar atau menebalkan font tersebut sehingga jelas font yang dimaksud adalah header.
b. Penulisan Isi/Kontent
> Setiap tulisan tentu harus jelas dibaca oleh karena itu utamakanlah keterbacaan.
Contohnya: Dalam ukuran kecil, font dari keluarga sherif memiliki tingkat keterbacaan yang relatif lebih tinggi dibandingkan font dari keluarga sans sherif.
Demikian juga kerapatan dan tebal font. Dalam ukuran kecil, font dengan kerapatan yang padat atau tulisan font yang tebal akan terlihat kabur. Sebaliknya, font yang terlalu tipis kadang-kadang kurang jelas saat dicetak atau diprint.
Sesuaikan jenis font dengan jenis, isi, dan sasaran tulisan.
Sama dengan Penulisan pada Judul.
Sebaiknya jangan terlalu banyak menggunakan jenis font dalam satu tulisan.
Cukup satu jenis font yang sesuai untuk satu judul tulisan.
Lebar Paragraf
Hal ini sangat penting, karena sangat mempengaruhi kenyamanan membaca. Coba bayangkan paragraf yang lebar di halaman website dengan artikel yang panjang. Kita sampai harus perlu memutar kepala sedikit (dari kiri ke kanan) untuk membaca artikel tersebut. Saya jamin kita hanya akan bertahan 1-2 paragraf saja!
Idealnya paragraf tidak terlalu lebar (dan tidak terlalu pendek), harus di sesuaikan dengan besar font juga. Untuk ini memang kita harus mencoba langsung membaca paragraf yang kita desain untuk menemukan lebar yang ideal. Jika kita masih menggerakan kepala lumayan sering, itu artinya kita harus mengatur kembali lebar paragraf tersebut.
Warna
Warna pada font biasanya di sesuaikan dengan background. Jika background berwarna (foto) maka lebih baik menggunakan 1 warna font yang netral (putih misalnya). Yang pasti harus menghasilkan kontras yang cukup, sehingga tetap nyaman di baca dan tidak ‘menusuk’ mata.
Leading
Leading adalah jarak spasi antara kalimat atas dan bawah dalam satu paragraf. Biasanya elemen ini jarang di utak-atik oleh kebanyakan desainer. Padahal leading yang di atur dengan baik akan membuat pembaca tidak merasa lelah jika mereka membaca suatu artikel yang panjang.
Jarak yang di hasilkan jika kita memainkan leading akan memberikan kesan ruang kosong (whitespace). Yang tentu saja membuat mata tidak cepat lelah saat melihat teks yang begitu banyak.
Berat dan Ukuran
Kita bisa memainkan berat (tebal tipis) dan ukuran (besar kecil) font, untuk memberikan emphasis (elemen mana yang akan di baca atau di tampilkan terlebih dahulu). Sehingga secara tidak langsung pembaca akan di tuntun sesuai dengan flow yang kita mau.
Cara ini juga untuk mencegah pembaca pusing akan bagian mana yang seharusnya di lihat terlebih dahulu. Salah urutan dalam membaca akan mengakibatkan informasi yang kita sebarkan susah di mengerti.
Sumber: http://www.anneahira.com/font.htm
http://depromosign.blogspot.com/2010/10/tutorial-bedah-desain-struktur-blog-dan.html
http://www.krucil.com/archive/index.php/t-79483.html
Selasa, 14 Desember 2010
Rabu, 17 November 2010
analisa
Tugas Analisa Website WorldbestWebsite dengan 25 Prinsip desain User Interface
1.Accesibility
Pada website sudah menggunakan prinsip accesibility karena website tersebut menerapkan kemudahan acces,sehingga user dapat dengan mudah menggunakan website tersebut. User dengan mudah mencari tahu tentang web worldbestwebsite tersebut.
2.Aesthetically Pleasing
Untuk website ini sudah menggunakan prinsip tersebut karena dengan tampilan yang sudah begitu menarik. Dimana menu-menu yang disediakan berada pada samping kiri dan kanan website tersebut.
3.Availability
Menurut kelompok kami web ini sudah menggunakan prinsip availability karena sudah memperlihatkan semua ketersediaan menu-menu atau pilihan-pilihan yang dapat diakses oleh user.
4.Clarity
Untuk prinsip ini web tersebut juga sudah menggunakan prinsip tersebut karena dari tampilan awal website ini menunjukkan kejelasan pada tulisan, gambar ataupun tampilan yang lainnya. Dimana dengan tersedianya menu-menu yang jelas jadi user dengan mudah mengakses web tersebut. User hanya mengklik menu yang akan diakses atau yang ingin diketahui oleh user sendiri.
5.Compatibility
Website ini sudah sangat kompatibel karena sudah sesuai dengan user, kebutuhan user, pekerjaan user.
6.Configurability
Worldbestwebsites sudah sangat lengkap dengan menu-menunya ditampilkan dengan sederhana dan sangat memudahkan bagi user ataupun yang menggunkannya.
7.Consistency
Pada prinsip ini website tersebut belum sepenuhnya menggunkan prinsip consistency ini karena pada web tersebut banyak tampilan yang mirip-mirip bahkan memiliki kegunaan yang hamper mirip juga.
8.Control
Menurut kelompok kami pada prinsip control juga web tersebut belum menggunakan sepenuhnya. Mungkin dari segi bahasa yang digunakan masih sedikit rumit dan bertele-tele sehingga dapat membingungkan user yang menggunkannya.
9.Directness
Web tersebut sudah menggunakan prinsip ini dengan menunjukkan tampilan menu-menu dengan jelas. Dalam sistem ini aksi objek dapat dilihat secara langsung bagi orang yang menggunakannya.
Tapi belum sepenuhnya web tersebut menggunakan prinsip directness ini karena belum ditemukan jalan alternative secara langsung dan nyata dalam memecahkan suatu masalah yang terjadi.
10.Efficiency
Menurut kelompok kami web ini sudah menggunakan prinsip efficiency karena tidak menggunakan banyak pergerakan user lagi hanya dengan mengklik menu yang ingin diakses oleh user itu sendiri. Dari menu-menu tersebut user tidak perlu waktu yang lama untuk mencari-cari menu-menu atau pilihan-pilihan yang akan diakses oleh user.
11.Familiarity
Dalam web ini sudah menggunakan prinsip familiarity karena sudah menggunakan bahasa yang ramah dan sopan. Dan tampilan dari web tersebut sangat simple dan antara menu yang satu dengan yang lainnya itu berhubungan.
12.Flexibility
Dalam web ini prinsip flexibility belum terpenuhi secara keseluruhan oleh web tersebut. Karena tidak dapat memenuhi setiap perbedaan kemampuan dan pengalaman yang dimiliki oleh user.
13.Forgiveness
Menurut kelompok kami web ini juga sudah banyak bertoleransi seperti contohnya jika pemakai salah dalam melakukan perintah-perintah yang ada maka tidak langsung di blog tetapi memberi pertanda kesalahan yang terjadi maka dapat pemakai dapat mengulang pengaksesannya.
14.Immersion
Menurut kelompok kami Worldbestwebsites belum sepenuhnya menggunakan prinsip Immersion ini. Karena meski sudah menggunakan tampilan yang sesimple mungkin tapi tampilan awal web ini masih sedikit membingungkan karena banyaknya menu-menu atau iklan yang ada pada tampilan web tersebut. Yang dapat membuat user merasa kesulitan.
15.Obviousness
Sistem yang telah dibuat juga sangat berguna dan dimengerti oleh pemakainya sendiri karena dibuat dengan jelas dan nyata. Pemakai mengerti system tersebut untuk apa dan bagaimana untuk melihat menu-menu yang ada pada web worldbestwebsite tersebut dan tahu juga kapan waktu kita melakukan perintah-perintah dan dimana kita harus memasukkan perintah-perintah untuk pengaksesannya.
16.Operability
Dalam web ini juga sudah menjamin system yang telah dirancang dapat berguna untuk setiap orang yang menggunakannya. Karena system tersebut dibuat tidak repot dan system tersebut mudah untuk digunakan dan menarik juga bagi yang menggunakannya. Dan juga dengan sistem yang sederhana user dapat mengakses web ini dimana pun dan dalam kondisi apapun.
17.Perceptibility
Menurut kelompok kami web ini sudah menggunkan prinsip perceptibility karena dapat dirasakan secara langsung. Seperti contohnya indera penglihatan, semua informasi yang ada dapat dilihat dan dibaca langsung oleh user. Dan jika untuk informasi yang lainnya hanya dengan mengklik menu-menu pilihan lainnya.
18.Predictability
Pada web ini sudah menggunakan prinsip predictability karena sudah sangat membantu user dalam menggunakan web itu sendiri. Dan banyak memberi petunjuk bagi user yang menggunakan agar user tidak kehilangan informasi yang sebelumnya diakses maupun informasi yang akan diakses. Tapi prinsip ini belum sepenuhnya digunakan dalam tampilan web tersebut karena di dalam pengaksesan web tersebut masih banyak hal yang belum dapat diprediksikan secara langsung oleh user itu sendiri. Seperti mengakses suatu menu yang mana user masih dalam kebingungan jika petunjuk tidak ditunjukkan secara langsung oleh sistem.
19.Recovery
Menurut kelompok kami web worldbestwebsite ini sudah menggunakan prinsip ini karena jika user mengalami kesulitan dalam pengaksesan web tersebut maka mereka dapat melakukan pemulihan ke kondisi awal tampilan atau misalnya disebut dengan “home”. Jadi user tidak kehilangan petunjuk dan masih dapat melanjutkan pengaksesan menu-menu yang lainnya.
20.Responsiveness
Pada web ini sudah sangat menggunkan prinsip responsiveness karena sudah merespon setiap permintaan dari user. Dan sistem ini member feed back untuk setiap perintah yang dijalankan oleh user itu sendiri.
21.Safety
Web Worldbestwebsite ini sudah menggunakan prinsip ini karena dapat mengatasi kesalahan user. Dan jika user ingin mengakses menu yang lain misalnya tidak terganggu dengan menu-menu yang lain. Meski antara menu yang satu dengan yang lain berkaitan tapi tidak mengganggu antara yang satu dan yang lain. Jadi user dapat dengan mudah mengakses tanpa adanya gangguan hal-hal yang lain.
22.Simplicity
Menurut kelompok kami web ini tidak sepenuhnya menerapkan prinsip ini karena selain tampilannya yang sederhana baik dalam menu-menu yang ada juga tampilan iklan-iklan yang lain yang dapat membingungkan bagi user yang menggunakannya. Mungkin sebagian menu itu dibutuhkan tetapi jika terlalu banyak maka user sulit untuk membandingkan mana menu pilihan untuk web itu sendiri dan mana menu pilihan untuk akses web lain.
23.Transparency
Pada web ini sudah menggunakan prinsip ini karena user dapat menggunakan semua menu pilihan yang disediakan dalam web ini tanpa mengganggu proses-proses yang lain. Dan user hanya dapat mengakses menu yang ditampilkan dalam web worldbestwebsite ini.
24.Trade-Offs
Prinsip ini dalam web tersebut belum sepenuhnya terpenuhi karena meskipun sudah mementingkan segala yang dibutuhkan oleh user, tapi dalam sistem tersebut masih ada yang belum berhubungan atau berkaitan. Misalnya dalam tampilan menu-menunya jika diakses masih banyak yang sama atau ditemukan kemiripan antara menu yang satu dengan yang lainnya.
25.Visibility
Menurut kelompok kami web worldbestwebsite ini sudah menggunakan prinsip ini karena metode yang digunakan dalam sistem ini sudah terlihat dengan jelas. Seperti contohnya pemberitahuan banyak informasi kepada user sesuai yang diinginkan oleh user itu sendiri sudah sangat membantu user dalam pencarian informasi yang diinginkan.
1.Accesibility
Pada website sudah menggunakan prinsip accesibility karena website tersebut menerapkan kemudahan acces,sehingga user dapat dengan mudah menggunakan website tersebut. User dengan mudah mencari tahu tentang web worldbestwebsite tersebut.
2.Aesthetically Pleasing
Untuk website ini sudah menggunakan prinsip tersebut karena dengan tampilan yang sudah begitu menarik. Dimana menu-menu yang disediakan berada pada samping kiri dan kanan website tersebut.
3.Availability
Menurut kelompok kami web ini sudah menggunakan prinsip availability karena sudah memperlihatkan semua ketersediaan menu-menu atau pilihan-pilihan yang dapat diakses oleh user.
4.Clarity
Untuk prinsip ini web tersebut juga sudah menggunakan prinsip tersebut karena dari tampilan awal website ini menunjukkan kejelasan pada tulisan, gambar ataupun tampilan yang lainnya. Dimana dengan tersedianya menu-menu yang jelas jadi user dengan mudah mengakses web tersebut. User hanya mengklik menu yang akan diakses atau yang ingin diketahui oleh user sendiri.
5.Compatibility
Website ini sudah sangat kompatibel karena sudah sesuai dengan user, kebutuhan user, pekerjaan user.
6.Configurability
Worldbestwebsites sudah sangat lengkap dengan menu-menunya ditampilkan dengan sederhana dan sangat memudahkan bagi user ataupun yang menggunkannya.
7.Consistency
Pada prinsip ini website tersebut belum sepenuhnya menggunkan prinsip consistency ini karena pada web tersebut banyak tampilan yang mirip-mirip bahkan memiliki kegunaan yang hamper mirip juga.
8.Control
Menurut kelompok kami pada prinsip control juga web tersebut belum menggunakan sepenuhnya. Mungkin dari segi bahasa yang digunakan masih sedikit rumit dan bertele-tele sehingga dapat membingungkan user yang menggunkannya.
9.Directness
Web tersebut sudah menggunakan prinsip ini dengan menunjukkan tampilan menu-menu dengan jelas. Dalam sistem ini aksi objek dapat dilihat secara langsung bagi orang yang menggunakannya.
Tapi belum sepenuhnya web tersebut menggunakan prinsip directness ini karena belum ditemukan jalan alternative secara langsung dan nyata dalam memecahkan suatu masalah yang terjadi.
10.Efficiency
Menurut kelompok kami web ini sudah menggunakan prinsip efficiency karena tidak menggunakan banyak pergerakan user lagi hanya dengan mengklik menu yang ingin diakses oleh user itu sendiri. Dari menu-menu tersebut user tidak perlu waktu yang lama untuk mencari-cari menu-menu atau pilihan-pilihan yang akan diakses oleh user.
11.Familiarity
Dalam web ini sudah menggunakan prinsip familiarity karena sudah menggunakan bahasa yang ramah dan sopan. Dan tampilan dari web tersebut sangat simple dan antara menu yang satu dengan yang lainnya itu berhubungan.
12.Flexibility
Dalam web ini prinsip flexibility belum terpenuhi secara keseluruhan oleh web tersebut. Karena tidak dapat memenuhi setiap perbedaan kemampuan dan pengalaman yang dimiliki oleh user.
13.Forgiveness
Menurut kelompok kami web ini juga sudah banyak bertoleransi seperti contohnya jika pemakai salah dalam melakukan perintah-perintah yang ada maka tidak langsung di blog tetapi memberi pertanda kesalahan yang terjadi maka dapat pemakai dapat mengulang pengaksesannya.
14.Immersion
Menurut kelompok kami Worldbestwebsites belum sepenuhnya menggunakan prinsip Immersion ini. Karena meski sudah menggunakan tampilan yang sesimple mungkin tapi tampilan awal web ini masih sedikit membingungkan karena banyaknya menu-menu atau iklan yang ada pada tampilan web tersebut. Yang dapat membuat user merasa kesulitan.
15.Obviousness
Sistem yang telah dibuat juga sangat berguna dan dimengerti oleh pemakainya sendiri karena dibuat dengan jelas dan nyata. Pemakai mengerti system tersebut untuk apa dan bagaimana untuk melihat menu-menu yang ada pada web worldbestwebsite tersebut dan tahu juga kapan waktu kita melakukan perintah-perintah dan dimana kita harus memasukkan perintah-perintah untuk pengaksesannya.
16.Operability
Dalam web ini juga sudah menjamin system yang telah dirancang dapat berguna untuk setiap orang yang menggunakannya. Karena system tersebut dibuat tidak repot dan system tersebut mudah untuk digunakan dan menarik juga bagi yang menggunakannya. Dan juga dengan sistem yang sederhana user dapat mengakses web ini dimana pun dan dalam kondisi apapun.
17.Perceptibility
Menurut kelompok kami web ini sudah menggunkan prinsip perceptibility karena dapat dirasakan secara langsung. Seperti contohnya indera penglihatan, semua informasi yang ada dapat dilihat dan dibaca langsung oleh user. Dan jika untuk informasi yang lainnya hanya dengan mengklik menu-menu pilihan lainnya.
18.Predictability
Pada web ini sudah menggunakan prinsip predictability karena sudah sangat membantu user dalam menggunakan web itu sendiri. Dan banyak memberi petunjuk bagi user yang menggunakan agar user tidak kehilangan informasi yang sebelumnya diakses maupun informasi yang akan diakses. Tapi prinsip ini belum sepenuhnya digunakan dalam tampilan web tersebut karena di dalam pengaksesan web tersebut masih banyak hal yang belum dapat diprediksikan secara langsung oleh user itu sendiri. Seperti mengakses suatu menu yang mana user masih dalam kebingungan jika petunjuk tidak ditunjukkan secara langsung oleh sistem.
19.Recovery
Menurut kelompok kami web worldbestwebsite ini sudah menggunakan prinsip ini karena jika user mengalami kesulitan dalam pengaksesan web tersebut maka mereka dapat melakukan pemulihan ke kondisi awal tampilan atau misalnya disebut dengan “home”. Jadi user tidak kehilangan petunjuk dan masih dapat melanjutkan pengaksesan menu-menu yang lainnya.
20.Responsiveness
Pada web ini sudah sangat menggunkan prinsip responsiveness karena sudah merespon setiap permintaan dari user. Dan sistem ini member feed back untuk setiap perintah yang dijalankan oleh user itu sendiri.
21.Safety
Web Worldbestwebsite ini sudah menggunakan prinsip ini karena dapat mengatasi kesalahan user. Dan jika user ingin mengakses menu yang lain misalnya tidak terganggu dengan menu-menu yang lain. Meski antara menu yang satu dengan yang lain berkaitan tapi tidak mengganggu antara yang satu dan yang lain. Jadi user dapat dengan mudah mengakses tanpa adanya gangguan hal-hal yang lain.
22.Simplicity
Menurut kelompok kami web ini tidak sepenuhnya menerapkan prinsip ini karena selain tampilannya yang sederhana baik dalam menu-menu yang ada juga tampilan iklan-iklan yang lain yang dapat membingungkan bagi user yang menggunakannya. Mungkin sebagian menu itu dibutuhkan tetapi jika terlalu banyak maka user sulit untuk membandingkan mana menu pilihan untuk web itu sendiri dan mana menu pilihan untuk akses web lain.
23.Transparency
Pada web ini sudah menggunakan prinsip ini karena user dapat menggunakan semua menu pilihan yang disediakan dalam web ini tanpa mengganggu proses-proses yang lain. Dan user hanya dapat mengakses menu yang ditampilkan dalam web worldbestwebsite ini.
24.Trade-Offs
Prinsip ini dalam web tersebut belum sepenuhnya terpenuhi karena meskipun sudah mementingkan segala yang dibutuhkan oleh user, tapi dalam sistem tersebut masih ada yang belum berhubungan atau berkaitan. Misalnya dalam tampilan menu-menunya jika diakses masih banyak yang sama atau ditemukan kemiripan antara menu yang satu dengan yang lainnya.
25.Visibility
Menurut kelompok kami web worldbestwebsite ini sudah menggunakan prinsip ini karena metode yang digunakan dalam sistem ini sudah terlihat dengan jelas. Seperti contohnya pemberitahuan banyak informasi kepada user sesuai yang diinginkan oleh user itu sendiri sudah sangat membantu user dalam pencarian informasi yang diinginkan.
kriteria desain yang baik
Persamaan :
Terdapat kesamaan prinsip User Interface Design yaitu :
1.Accessibility
2.Aesthetically Pleasing
3.Availability
4.Clarity
5.Compatibility
6.Configurability
7.Efficiency
8.Familiarity
9.Forgiveness
10.Obviousness
11.Operability
12.Predictability
13.Recovery
14.Responsiveness
15.Safety
16.Transparency
17.Visibility
Dari sistem worldbestwebsite ini juga dari sisi penilaiannya sudah banyak menggunakan prinsip User Interface Design dan banyak criteria yang sama. Dan penilaian dari web ini mengenai desain tampilan luar yang berhubungan dengan User Interface Design.
Perbedaan :
Terdapat prinsip User Interface Design yang berbeda yaitu :
1.Consistency
2.Control
3.Simplicity
4.Flexibility
5.Directness
6.Immersion
7.Perceptibility
8.Trade-Offs
criteria yang ada di dalam worldbestwebsite.com tetapi tidak ada di 25 prinsip antara lain :
1.Speed and Bandwith Sensitivily
2.HTML Quality
3.Navigation and Links
4.Legality
Dari sistem perbedaan yang ditemukan dimana web tersebut tidak hanya menonjolkan pada bagian tampilan saja, tetapi ada tambahan penilaian yang tidak ada pada User Interface Design baik sisi server yang digunakan dan juga isi-isi dari setiap content yang ditampilkan dan juga penjelasan dalam setiap penghostingan dalam web tersebut.
Jadi dari prinsip User InterFace Design dan Kriteria penilaian ini kita dapat melihat bahwa worldbestwebsite.com ini memiliki banyak kekurangan dan kelebihan masing-masing. Dan dari itulah kita dapat lebih tahu lagi bagaimana yang sebaiknya menggunakan prinsip User Interface Design tersebut dalam membuat suatu sistem. Agar lebih baik dan sangat berguna bagi orang yang menggunakannya.
Terdapat kesamaan prinsip User Interface Design yaitu :
1.Accessibility
2.Aesthetically Pleasing
3.Availability
4.Clarity
5.Compatibility
6.Configurability
7.Efficiency
8.Familiarity
9.Forgiveness
10.Obviousness
11.Operability
12.Predictability
13.Recovery
14.Responsiveness
15.Safety
16.Transparency
17.Visibility
Dari sistem worldbestwebsite ini juga dari sisi penilaiannya sudah banyak menggunakan prinsip User Interface Design dan banyak criteria yang sama. Dan penilaian dari web ini mengenai desain tampilan luar yang berhubungan dengan User Interface Design.
Perbedaan :
Terdapat prinsip User Interface Design yang berbeda yaitu :
1.Consistency
2.Control
3.Simplicity
4.Flexibility
5.Directness
6.Immersion
7.Perceptibility
8.Trade-Offs
criteria yang ada di dalam worldbestwebsite.com tetapi tidak ada di 25 prinsip antara lain :
1.Speed and Bandwith Sensitivily
2.HTML Quality
3.Navigation and Links
4.Legality
Dari sistem perbedaan yang ditemukan dimana web tersebut tidak hanya menonjolkan pada bagian tampilan saja, tetapi ada tambahan penilaian yang tidak ada pada User Interface Design baik sisi server yang digunakan dan juga isi-isi dari setiap content yang ditampilkan dan juga penjelasan dalam setiap penghostingan dalam web tersebut.
Jadi dari prinsip User InterFace Design dan Kriteria penilaian ini kita dapat melihat bahwa worldbestwebsite.com ini memiliki banyak kekurangan dan kelebihan masing-masing. Dan dari itulah kita dapat lebih tahu lagi bagaimana yang sebaiknya menggunakan prinsip User Interface Design tersebut dalam membuat suatu sistem. Agar lebih baik dan sangat berguna bagi orang yang menggunakannya.
Selasa, 26 Oktober 2010
tahap 1
Tahap 1 (Pendahuluan)
1. Kenapa (Latar Belakang)
Sistem yang kami buat adalah sistem Rental mobil. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, maka diperlukan suatu cara atau sistem dalam perentalan suatu mobil yang bisa gunakan dengan mudah serta menarik bagi penggunannya. Seperti yang kita lihat selama ini, cara perentalan mobil masih secara manual atau pun banyak yang menggunakan via-telephone. Dari sistem ini calon peminjam dapat mengakses sendiri web yang telah disediakan untuk melihat jenis mobil yang akan di rental serta dapat melihat harga yang ada. Program ini sangat berguna bagi orang yang ingin merental karna lebih mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Calon peminjam tidak harus datang secara langsung ke tempat rental tersebut. Karena program ini dapat diakses sendiri (secara online).
2. Siapa penggunanya
Pengguna dalam sistem ini adalah :
1. Admin : Dimana seseorang yang berhadapan langsung dengan program itu sendiri. Yang melihat siapa yang ingin merental, serta menyimpan data-data si pengunjung yang akan merental.
2. Perental : seseorang yang mengakses sendiri program ini. Yang mengakses sendiri data-data tentang perentalan tersebut.
3. Dimana aplikasi / sistem informasi ini diletakan (secara fisik) ?
Aplikasi / sistem informasi Rental mobil ini secara fisik diletakan di kantor administrasi. Hal ini dilakukan untuk mempermudah kerja admin rental mobil dalam mengelola data-data penting yang berhubungan dengan rental mobil.
Karena aplikasi ini digunakan oleh admin dan user (masyarakat umum), maka aplikasi ini juga dapat diakses diberbagai tempat yang menyediakan computer beserta koneksi internet. Hal ini dapat mempermudah pengaksesan aplikasi oleh user (masyarakat umum).
4. Kapan aplikasi ini dapat diakses ?
Aplikasi ini dapat diakses pada hari dan jam berikut :
Senin s/d kamis : 08.00 – 17.00 WIB
Jumat : 08.00 – 11.00 WIB
Sabtu s/d minggu : 08.00 – 15.00 WIB
bagaimana aplikasi SI dapat digunakan
Aplikasi ini bertujuan agar calon penyewa dapat melihat-lihat mobil yang tersedia lalu membokingnya melalui media website.
Sistematikanya seperti ini:
1. Calon penyewa masuk kedalam website milik kami.
2. Diwebsite tersebut calon penyewa dapat melihat-lihat daftar mobil yang tersedia lengkap dengan informasinya. Selain itu disana terdapat pula pilihan apakah akan mempergunakan jasa sopir atau tidak.
3. Setelah yakin dengan pilihanya, penyewa langsung dapat membooking mobil pilihannya dengan cara mengisi formulir yang telah disediakan.
4. Setelah semua proses selesai maka calon penyewa akan mendapatkan Kode Transaksi.
5. Dihari yang telah ditentukan penyewa memberikan kode transaksi tersebut kepada petugas pembayaran.
6. Petugas menyebutkan kembali nominal harga penyewaan lalu penyewa membayar sesuai ketentuan dan menyerahkan foto copy KTP sebagai syarat penyewaan.
7. Penyewa dapat membawa mobil sewaanya.
solusi dan feature-feature yg digunakan
Masalah:
1. Calon penyewa sering merasa kesulitan dalam mendapatkan informasi dalam menyewa mobil yang diinginkanya jika hanya dilakukan secara manual di tempat penyewaan misalnya masalah waktu, ketersediaan informasi, ketersediaan uang dll.
Solusi: Dengan memanfaatkan media website maka calon penyewa akan dapat mencari mobil yang ia inginkan dan dapat disesuaikan dengan keuangannya.
Masalah:
2. Adanya kendala berupa lamanya proses pendataan jika dilakukan secara manual ditempat penyewaan.
Solusi: Dengan bantuan media website maka proses pendataan bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Selain itu penyewa juga dapat memboking terlebih dahulu sehingga mobil dapat tetap tersedia diwaktu yang telah ditentukan.
Feature-feature:(bisa berubah sesuai kebutuhan dan perkembangan ide)
1. Advance Searching
Proses pencarian yang melibatkan multi tab. Dengan feature ini maka kemungkinan calon penyewa mendapatkan mobil sewaan yang sesuai dengan pilihan dia akan semakin tinggi.
Contoh: Pencarian berdasarkan jenis mobil, kapasitas penumpang, harga, ketersediaan waktu dll.
2. Show Room
Feature yang akan sangat bermanfaat karena dalam feature ini akan ditampilkan list mobil-mobil lengkap dengan gambar dan informasinya.
3. Form penyewaan.
Di form inilah penyewa akan mengisi formulir untuk menyewa mobil yang ia inginkan dan hasil akhirnya akan mendapatkan kode sewa untuk proses penyewaan.
4. Program untuk Perusahaan
Dengan mempergunakan sistem ini maka perusahaan akan mendapatkan berbagai kemudahan dan manfaat jika dibandingkan dengan cara manual. Misalnya automasi pemrosesan data, report penyewaan perbulan, data mobil yg sedang disewa dll.
1. Kenapa (Latar Belakang)
Sistem yang kami buat adalah sistem Rental mobil. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, maka diperlukan suatu cara atau sistem dalam perentalan suatu mobil yang bisa gunakan dengan mudah serta menarik bagi penggunannya. Seperti yang kita lihat selama ini, cara perentalan mobil masih secara manual atau pun banyak yang menggunakan via-telephone. Dari sistem ini calon peminjam dapat mengakses sendiri web yang telah disediakan untuk melihat jenis mobil yang akan di rental serta dapat melihat harga yang ada. Program ini sangat berguna bagi orang yang ingin merental karna lebih mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Calon peminjam tidak harus datang secara langsung ke tempat rental tersebut. Karena program ini dapat diakses sendiri (secara online).
2. Siapa penggunanya
Pengguna dalam sistem ini adalah :
1. Admin : Dimana seseorang yang berhadapan langsung dengan program itu sendiri. Yang melihat siapa yang ingin merental, serta menyimpan data-data si pengunjung yang akan merental.
2. Perental : seseorang yang mengakses sendiri program ini. Yang mengakses sendiri data-data tentang perentalan tersebut.
3. Dimana aplikasi / sistem informasi ini diletakan (secara fisik) ?
Aplikasi / sistem informasi Rental mobil ini secara fisik diletakan di kantor administrasi. Hal ini dilakukan untuk mempermudah kerja admin rental mobil dalam mengelola data-data penting yang berhubungan dengan rental mobil.
Karena aplikasi ini digunakan oleh admin dan user (masyarakat umum), maka aplikasi ini juga dapat diakses diberbagai tempat yang menyediakan computer beserta koneksi internet. Hal ini dapat mempermudah pengaksesan aplikasi oleh user (masyarakat umum).
4. Kapan aplikasi ini dapat diakses ?
Aplikasi ini dapat diakses pada hari dan jam berikut :
Senin s/d kamis : 08.00 – 17.00 WIB
Jumat : 08.00 – 11.00 WIB
Sabtu s/d minggu : 08.00 – 15.00 WIB
bagaimana aplikasi SI dapat digunakan
Aplikasi ini bertujuan agar calon penyewa dapat melihat-lihat mobil yang tersedia lalu membokingnya melalui media website.
Sistematikanya seperti ini:
1. Calon penyewa masuk kedalam website milik kami.
2. Diwebsite tersebut calon penyewa dapat melihat-lihat daftar mobil yang tersedia lengkap dengan informasinya. Selain itu disana terdapat pula pilihan apakah akan mempergunakan jasa sopir atau tidak.
3. Setelah yakin dengan pilihanya, penyewa langsung dapat membooking mobil pilihannya dengan cara mengisi formulir yang telah disediakan.
4. Setelah semua proses selesai maka calon penyewa akan mendapatkan Kode Transaksi.
5. Dihari yang telah ditentukan penyewa memberikan kode transaksi tersebut kepada petugas pembayaran.
6. Petugas menyebutkan kembali nominal harga penyewaan lalu penyewa membayar sesuai ketentuan dan menyerahkan foto copy KTP sebagai syarat penyewaan.
7. Penyewa dapat membawa mobil sewaanya.
solusi dan feature-feature yg digunakan
Masalah:
1. Calon penyewa sering merasa kesulitan dalam mendapatkan informasi dalam menyewa mobil yang diinginkanya jika hanya dilakukan secara manual di tempat penyewaan misalnya masalah waktu, ketersediaan informasi, ketersediaan uang dll.
Solusi: Dengan memanfaatkan media website maka calon penyewa akan dapat mencari mobil yang ia inginkan dan dapat disesuaikan dengan keuangannya.
Masalah:
2. Adanya kendala berupa lamanya proses pendataan jika dilakukan secara manual ditempat penyewaan.
Solusi: Dengan bantuan media website maka proses pendataan bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Selain itu penyewa juga dapat memboking terlebih dahulu sehingga mobil dapat tetap tersedia diwaktu yang telah ditentukan.
Feature-feature:(bisa berubah sesuai kebutuhan dan perkembangan ide)
1. Advance Searching
Proses pencarian yang melibatkan multi tab. Dengan feature ini maka kemungkinan calon penyewa mendapatkan mobil sewaan yang sesuai dengan pilihan dia akan semakin tinggi.
Contoh: Pencarian berdasarkan jenis mobil, kapasitas penumpang, harga, ketersediaan waktu dll.
2. Show Room
Feature yang akan sangat bermanfaat karena dalam feature ini akan ditampilkan list mobil-mobil lengkap dengan gambar dan informasinya.
3. Form penyewaan.
Di form inilah penyewa akan mengisi formulir untuk menyewa mobil yang ia inginkan dan hasil akhirnya akan mendapatkan kode sewa untuk proses penyewaan.
4. Program untuk Perusahaan
Dengan mempergunakan sistem ini maka perusahaan akan mendapatkan berbagai kemudahan dan manfaat jika dibandingkan dengan cara manual. Misalnya automasi pemrosesan data, report penyewaan perbulan, data mobil yg sedang disewa dll.
Selasa, 19 Oktober 2010
analisa website Burger King
User Interface Desain
Analisa Website Burger King
Oleh :
Kelas : PIS 09-03
Anggia Rahendra ()
Egi Trislaboda ()
Sekar Pangestuti (30109346)
Politeknik Telkom Bandung
2010
Analisis Prinsip-prinsip User Interface Web Burger King
1. Accessibility
Aspek Accessibility dalam website Burger King menurut kelompok kami sudah cukup terpenuhi, karena website ini mempergunakan bahasa Internasional (English).
2. Esthetically Pleasing
Penempatan menu terstruktur. Terdapat perbedaan warna antara Menu utama dan sub menu. Selain dari itu komposisi warna dan jenis tulisan terlihat simple dan efektif sehingga tidak cepat membuat mata lelah.
3.Availability
Website Burger King ini jika dilihat dari segi availability sudah memenuhi. Hal ini dapat dilihat dari tampilan utamanya yang menyediakan semua menu untuk mengakses semua halaman.
4.Clarity
Menurut kelompok kami website ini sudah sangat baik. Terlihat dari penamaan menu yang jelas dan sesuai dengan fungsionlaitas yang diberikan. Selain dari pada itu terdapat menu yang memungkinkan kita menemukan lokasi BK terdekat dengan cara memasukan kode wilayah kita.
5. Compability
Pengenalan Product sangat baik misalnya dari menu terdapat list menu hidangan mula-mula dikelompokan berdasarkan jenisnya(Limited Timed Offers, Childs, Break fast .dll)
Misalkan kita memilih Kids menu maka akan muncul jenis-jenis makanan berdasarkan kelompok Kids menu.
Misalkan kita memilih Kids Chicken Bites maka akan dimunculkan Nutrisi yang terkandung dalam hidangan tersebut dan list Alerginya.
6.Configurability
Dari segi configurability, menu pada website ini sangat dimudah dipahami dan digunakan oleh user.
7.Consistency
Dilihat dari tampilannya, website ini konsisten. Terbukti dari tampilan yang sama di beberapa menu. Misalnya, di halaman utama akan memiliki tampilan yang sama dengan tampilan di halaman menu lainnya.
8. Control
Penggunaan menu pada web dan tidak akan membingungkan user meskipun baru pertama kali dalam menggunakan web ini sehingga sangat membantu user saat mencari informsai yang dibutuhkan.
9. (Directness) Keterusterangan dan Kelurusan
Dalam web ini menurut kelompok kami sudah directness karena menu atau tampilnnya sudah jelas dan tidak ada yang disembunyikan.
1. Adanya sebuah cara yang menjadi usulan yang dapat dilihat secara nyata. Misalnya di dalam sebuah usaha Burger King ini system tersebut terbuka dan bagi orang yang mengakses atau menggunakannya dapat melihat secara jelas.
2. Dalam system ini aksi objek dapat dilihat langsung bagi orang yang menggunakannya.
Tapi di layar utama web Burger King tersebut (home page) masih sedikit membingungkan karena pada setiap kotak yang ada kelihatan menonjolkan sisi fun atau bersifat anak muda. Masih ada juga cuplikan iklan atau yang lain sebagainya.
10. Efficiency (Efisiensi)
Dalam program Burger King itu juga sudah efisien karena tidak banyak lagi menggunakan pergerakan untuk mengaksesnya. Karena menu-menu yang disediakan sudah cukup jelas bagi orang yang memakainya. Seperti misalnya dalam pemesanan makanan user dapat melihat menu-menu yang telah disediakan dan memilih menu yang diinginkan. Menu-menu atau pilihan-pilihan yang ada dalam system ini juga dibuat secara jelas, lengkap dan terurut agar si pemakainya tidak susah untuk mengaksesnya. Sehingga waktunya juga efisien dan tidak membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mencari kebutuhan yang diinginkan.
11. Familiarity (Keakraban/Keramahan)
Web ini juga sudah menggunakan bahasa yang ramah bagi user. Mungkin ada satu atau dua hal yang user susah untuk mengerti atau mungkin bagi bahasa yang banyak menggunakan bahasa Inggris.
12. Flexibility (Fleksibilitas)
Dalam web ini juga sudah fleksibelitas antara system dan pemakai. Sebagai Contoh :
Antara pemakai dan system tidak susah untuk menggunakannya. Dimana si pemakai tersebut tinggal mengakses web tersebut dan melihat menu-menu apa saja yang tersedia dan terlihat secara jelas.
13. Forgiveness (Adanya Toleransi)
Menurut kelompok kami web ini juga sudah banyak bertoleransi seperti contohnya jika pemakai salah dalam melakukan perintah-perintah yang ada maka tidak langsung di blog tetapi memberi pertanda kesalahan yang terjadi maka dapat pemakai dapat mengulang pengaksesannya. Mungkin yang menjadi kekurangannya adalah karena tidak memiliki button buat “back” dan yang ada hanya ke menu “home”.
14. Immersion (Penyelaman atau perendaman)
Website ini sudah menggunakan prinsip immersion, karena didalam website ini ada system pembookingan. Contohnya : pelanggan bisa memesan dulu dan tidak memanggil langsung. Seperti memesan pagi untuk mengambilnya sore atau malam harinya.
15. Obviousness (Nyata dan Jelas)
Sistem yang telah dibuat juga sangat berguna dan dimengerti oleh pemakainya sendiri karena dibuat dengan jelas dan nyata.
Pemakai mengerti system tersebut untuk apa dan bagaimana untuk melihat menu-menu yang ada pada web Burger King tersebut dan tahu juga kapan waktu kita melakukan perintah-perintah dan dimana kita harus memasukkan perintah-perintah untuk pengaksesannya.
16. Operability (Sandiwara)
Dalam web ini juga sudah menjamin system yang telah dirancang dapat berguna untuk setiap orang yang menggunakannya. Karena system tersebut dibuat tidak repot dan system tersebut mudah untuk digunakan dan menarik juga bagi yang menggunakannya.
17 . Perceptibility
Desain dari menu-menu yang ada di website ini sangat mudah digunakan. Terdapat menu yang memudahkan pelanggan untuk melihat menu makanan apa saja yang tersedia dilengkapi dengan gambar dan kandungan nutrisinya.
18. Preditability
Dalam website ini, aspek predictability sudah cukup baik. Pada pemilihan berbagai menu, web ini menyediakan informasi yang diprediksikan akan diakses oleh user. Misalnya ketika user mengakses menu dan memilih salah satu dari menu yang tersedia, maka ada menu nutrisions sebagai informasi nutrisi kandungan makanan yang diprediksikan akan diakses user.
19. Recovery
Website ini sudah menggunakan prinsip Recovery . Hal ini ditunjukkan pada menu OFFERS dimana user diminta untuk memasukkan e-mail address-nya. Jika user melakukan kesalahan pada saat proses penginputan, setelah submit mengantisipasi dan memperingati user tentang kesalahan yang dilakukan.
20. Responsiveness
Website ini memiliki responsiveness yang cukup baik. Misalnya adanya menu Find BK. Dengan menginputkan kode pos kita, web merespon pencarian dan menampilkan peta (denah) dari kode pos yang di inputkan.
21. Safety
Dalam website Burger King ini sudah menerapkan prinsip safety. Adanya reminder bagi pelanggan dalam hal penginputan e-mail serta kode pos misalnya. Dengan adanya reminder dalam penginputan tersebut dapat meminimalisir kesalahan user dalam menggunakan website ini. Namun keamanan untuk franchising-nya masih terlalu lemah dari sisipemesanan franchise itu sendiri.
22. Simplicity
Menurut kelompok kami, website ini kurang menerapkan prinsip simplicity. pada website ini cenderung menampilkan seluruh menu dan gambar-gambar secara lengkap dan detail sehingga kurang simple bila dilihat.
23. Transparency
Menurut kelompok kami, website ini sudah cukup menerapkan prinsip Transparency. Website ini sudah dapat membuat user untuk fokus pada menu-menu yang ada. Misalnya pada menu nutrition, ketika user memilih menu ini akan ditampilkan nutrisi dari makanan yang ada tanpa perlu memikirkan hal lain diluar nutrisi.
24. Trade-offs
Dari analisis beberapa prinsip yang telah dilakukan diatas, hamper semua prinsip digunakan dengan baik. Walaupun tidak semua prinsip diterapkan secara maksimal
25. Visibility
Website ini sudah cukup menerapkan prinsip visibility. Hal ini ditandai dengan adanya penunjuk progress ketika kita melakukan pencarian (Find BK),\.
Kelebihan :
• Menu-menu pada web tersebut sangat mudah digunakan, bahkan bagi pengguna pertama.
• Komposisi warna dan jenis tulisan sangat pas dan tidak berlebihan sehingga tidak cepat membuat mata lelah.
• Tampilan yang menarik disertai gambar-gambar aneka menu makanan
• Terdapat menu pelengkap seperti contact person, pencarian lokasi, kelengkapan nutrisi, alergi, what’s new, franchise dll.
Kekurangan Dari King Burger :
Akses untuk membuka halaman cukup berat karena animasi terlalu banyak.
Button “back”nya tidak ada, navigator buttonnya kurang, adanya untuk ke menu “home” saja, padahal beberapa user sering menggunakan button “back” tidak hanya “home”, dan lagi menu homenya suka error atau tidak mau jalan.
Menu terlalu banyak, dan agak sulit untuk melihat home pagenya.
Tampilan gambar dibawah adalah tampak layar utama (Home Page) dari website Burger King, dari tampilan halaman utama, BK lebih kelihatan menonjolkan sisi fun, cool dan lebih ke anak muda. (menu nya kebanyakan sampai bingung tuh, disetiap kotak diatas tuh merupakan menu, disitu ada cuplikan iklan, menu, informasi gizi, dll).
Saran :
Menambahkan menu pemesanan disertai harga-harga dari masing-masing menu
Menambahkan button untuk BACK untuk akses kembali ke menu sebelumnya
Mengurangi gambar-gambar animasi agar pengaksesan tidak memakan waktu yang lama
Analisa Website Burger King
Oleh :
Kelas : PIS 09-03
Anggia Rahendra ()
Egi Trislaboda ()
Sekar Pangestuti (30109346)
Politeknik Telkom Bandung
2010
Analisis Prinsip-prinsip User Interface Web Burger King
1. Accessibility
Aspek Accessibility dalam website Burger King menurut kelompok kami sudah cukup terpenuhi, karena website ini mempergunakan bahasa Internasional (English).
2. Esthetically Pleasing
Penempatan menu terstruktur. Terdapat perbedaan warna antara Menu utama dan sub menu. Selain dari itu komposisi warna dan jenis tulisan terlihat simple dan efektif sehingga tidak cepat membuat mata lelah.
3.Availability
Website Burger King ini jika dilihat dari segi availability sudah memenuhi. Hal ini dapat dilihat dari tampilan utamanya yang menyediakan semua menu untuk mengakses semua halaman.
4.Clarity
Menurut kelompok kami website ini sudah sangat baik. Terlihat dari penamaan menu yang jelas dan sesuai dengan fungsionlaitas yang diberikan. Selain dari pada itu terdapat menu yang memungkinkan kita menemukan lokasi BK terdekat dengan cara memasukan kode wilayah kita.
5. Compability
Pengenalan Product sangat baik misalnya dari menu terdapat list menu hidangan mula-mula dikelompokan berdasarkan jenisnya(Limited Timed Offers, Childs, Break fast .dll)
Misalkan kita memilih Kids menu maka akan muncul jenis-jenis makanan berdasarkan kelompok Kids menu.
Misalkan kita memilih Kids Chicken Bites maka akan dimunculkan Nutrisi yang terkandung dalam hidangan tersebut dan list Alerginya.
6.Configurability
Dari segi configurability, menu pada website ini sangat dimudah dipahami dan digunakan oleh user.
7.Consistency
Dilihat dari tampilannya, website ini konsisten. Terbukti dari tampilan yang sama di beberapa menu. Misalnya, di halaman utama akan memiliki tampilan yang sama dengan tampilan di halaman menu lainnya.
8. Control
Penggunaan menu pada web dan tidak akan membingungkan user meskipun baru pertama kali dalam menggunakan web ini sehingga sangat membantu user saat mencari informsai yang dibutuhkan.
9. (Directness) Keterusterangan dan Kelurusan
Dalam web ini menurut kelompok kami sudah directness karena menu atau tampilnnya sudah jelas dan tidak ada yang disembunyikan.
1. Adanya sebuah cara yang menjadi usulan yang dapat dilihat secara nyata. Misalnya di dalam sebuah usaha Burger King ini system tersebut terbuka dan bagi orang yang mengakses atau menggunakannya dapat melihat secara jelas.
2. Dalam system ini aksi objek dapat dilihat langsung bagi orang yang menggunakannya.
Tapi di layar utama web Burger King tersebut (home page) masih sedikit membingungkan karena pada setiap kotak yang ada kelihatan menonjolkan sisi fun atau bersifat anak muda. Masih ada juga cuplikan iklan atau yang lain sebagainya.
10. Efficiency (Efisiensi)
Dalam program Burger King itu juga sudah efisien karena tidak banyak lagi menggunakan pergerakan untuk mengaksesnya. Karena menu-menu yang disediakan sudah cukup jelas bagi orang yang memakainya. Seperti misalnya dalam pemesanan makanan user dapat melihat menu-menu yang telah disediakan dan memilih menu yang diinginkan. Menu-menu atau pilihan-pilihan yang ada dalam system ini juga dibuat secara jelas, lengkap dan terurut agar si pemakainya tidak susah untuk mengaksesnya. Sehingga waktunya juga efisien dan tidak membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mencari kebutuhan yang diinginkan.
11. Familiarity (Keakraban/Keramahan)
Web ini juga sudah menggunakan bahasa yang ramah bagi user. Mungkin ada satu atau dua hal yang user susah untuk mengerti atau mungkin bagi bahasa yang banyak menggunakan bahasa Inggris.
12. Flexibility (Fleksibilitas)
Dalam web ini juga sudah fleksibelitas antara system dan pemakai. Sebagai Contoh :
Antara pemakai dan system tidak susah untuk menggunakannya. Dimana si pemakai tersebut tinggal mengakses web tersebut dan melihat menu-menu apa saja yang tersedia dan terlihat secara jelas.
13. Forgiveness (Adanya Toleransi)
Menurut kelompok kami web ini juga sudah banyak bertoleransi seperti contohnya jika pemakai salah dalam melakukan perintah-perintah yang ada maka tidak langsung di blog tetapi memberi pertanda kesalahan yang terjadi maka dapat pemakai dapat mengulang pengaksesannya. Mungkin yang menjadi kekurangannya adalah karena tidak memiliki button buat “back” dan yang ada hanya ke menu “home”.
14. Immersion (Penyelaman atau perendaman)
Website ini sudah menggunakan prinsip immersion, karena didalam website ini ada system pembookingan. Contohnya : pelanggan bisa memesan dulu dan tidak memanggil langsung. Seperti memesan pagi untuk mengambilnya sore atau malam harinya.
15. Obviousness (Nyata dan Jelas)
Sistem yang telah dibuat juga sangat berguna dan dimengerti oleh pemakainya sendiri karena dibuat dengan jelas dan nyata.
Pemakai mengerti system tersebut untuk apa dan bagaimana untuk melihat menu-menu yang ada pada web Burger King tersebut dan tahu juga kapan waktu kita melakukan perintah-perintah dan dimana kita harus memasukkan perintah-perintah untuk pengaksesannya.
16. Operability (Sandiwara)
Dalam web ini juga sudah menjamin system yang telah dirancang dapat berguna untuk setiap orang yang menggunakannya. Karena system tersebut dibuat tidak repot dan system tersebut mudah untuk digunakan dan menarik juga bagi yang menggunakannya.
17 . Perceptibility
Desain dari menu-menu yang ada di website ini sangat mudah digunakan. Terdapat menu yang memudahkan pelanggan untuk melihat menu makanan apa saja yang tersedia dilengkapi dengan gambar dan kandungan nutrisinya.
18. Preditability
Dalam website ini, aspek predictability sudah cukup baik. Pada pemilihan berbagai menu, web ini menyediakan informasi yang diprediksikan akan diakses oleh user. Misalnya ketika user mengakses menu dan memilih salah satu dari menu yang tersedia, maka ada menu nutrisions sebagai informasi nutrisi kandungan makanan yang diprediksikan akan diakses user.
19. Recovery
Website ini sudah menggunakan prinsip Recovery . Hal ini ditunjukkan pada menu OFFERS dimana user diminta untuk memasukkan e-mail address-nya. Jika user melakukan kesalahan pada saat proses penginputan, setelah submit mengantisipasi dan memperingati user tentang kesalahan yang dilakukan.
20. Responsiveness
Website ini memiliki responsiveness yang cukup baik. Misalnya adanya menu Find BK. Dengan menginputkan kode pos kita, web merespon pencarian dan menampilkan peta (denah) dari kode pos yang di inputkan.
21. Safety
Dalam website Burger King ini sudah menerapkan prinsip safety. Adanya reminder bagi pelanggan dalam hal penginputan e-mail serta kode pos misalnya. Dengan adanya reminder dalam penginputan tersebut dapat meminimalisir kesalahan user dalam menggunakan website ini. Namun keamanan untuk franchising-nya masih terlalu lemah dari sisipemesanan franchise itu sendiri.
22. Simplicity
Menurut kelompok kami, website ini kurang menerapkan prinsip simplicity. pada website ini cenderung menampilkan seluruh menu dan gambar-gambar secara lengkap dan detail sehingga kurang simple bila dilihat.
23. Transparency
Menurut kelompok kami, website ini sudah cukup menerapkan prinsip Transparency. Website ini sudah dapat membuat user untuk fokus pada menu-menu yang ada. Misalnya pada menu nutrition, ketika user memilih menu ini akan ditampilkan nutrisi dari makanan yang ada tanpa perlu memikirkan hal lain diluar nutrisi.
24. Trade-offs
Dari analisis beberapa prinsip yang telah dilakukan diatas, hamper semua prinsip digunakan dengan baik. Walaupun tidak semua prinsip diterapkan secara maksimal
25. Visibility
Website ini sudah cukup menerapkan prinsip visibility. Hal ini ditandai dengan adanya penunjuk progress ketika kita melakukan pencarian (Find BK),\.
Kelebihan :
• Menu-menu pada web tersebut sangat mudah digunakan, bahkan bagi pengguna pertama.
• Komposisi warna dan jenis tulisan sangat pas dan tidak berlebihan sehingga tidak cepat membuat mata lelah.
• Tampilan yang menarik disertai gambar-gambar aneka menu makanan
• Terdapat menu pelengkap seperti contact person, pencarian lokasi, kelengkapan nutrisi, alergi, what’s new, franchise dll.
Kekurangan Dari King Burger :
Akses untuk membuka halaman cukup berat karena animasi terlalu banyak.
Button “back”nya tidak ada, navigator buttonnya kurang, adanya untuk ke menu “home” saja, padahal beberapa user sering menggunakan button “back” tidak hanya “home”, dan lagi menu homenya suka error atau tidak mau jalan.
Menu terlalu banyak, dan agak sulit untuk melihat home pagenya.
Tampilan gambar dibawah adalah tampak layar utama (Home Page) dari website Burger King, dari tampilan halaman utama, BK lebih kelihatan menonjolkan sisi fun, cool dan lebih ke anak muda. (menu nya kebanyakan sampai bingung tuh, disetiap kotak diatas tuh merupakan menu, disitu ada cuplikan iklan, menu, informasi gizi, dll).
Saran :
Menambahkan menu pemesanan disertai harga-harga dari masing-masing menu
Menambahkan button untuk BACK untuk akses kembali ke menu sebelumnya
Mengurangi gambar-gambar animasi agar pengaksesan tidak memakan waktu yang lama
Langganan:
Komentar (Atom)