User Interface Desain
Analisa Website Burger King
Oleh :
Kelas : PIS 09-03
Anggia Rahendra ()
Egi Trislaboda ()
Sekar Pangestuti (30109346)
Politeknik Telkom Bandung
2010
Analisis Prinsip-prinsip User Interface Web Burger King
1. Accessibility
Aspek Accessibility dalam website Burger King menurut kelompok kami sudah cukup terpenuhi, karena website ini mempergunakan bahasa Internasional (English).
2. Esthetically Pleasing
Penempatan menu terstruktur. Terdapat perbedaan warna antara Menu utama dan sub menu. Selain dari itu komposisi warna dan jenis tulisan terlihat simple dan efektif sehingga tidak cepat membuat mata lelah.
3.Availability
Website Burger King ini jika dilihat dari segi availability sudah memenuhi. Hal ini dapat dilihat dari tampilan utamanya yang menyediakan semua menu untuk mengakses semua halaman.
4.Clarity
Menurut kelompok kami website ini sudah sangat baik. Terlihat dari penamaan menu yang jelas dan sesuai dengan fungsionlaitas yang diberikan. Selain dari pada itu terdapat menu yang memungkinkan kita menemukan lokasi BK terdekat dengan cara memasukan kode wilayah kita.
5. Compability
Pengenalan Product sangat baik misalnya dari menu terdapat list menu hidangan mula-mula dikelompokan berdasarkan jenisnya(Limited Timed Offers, Childs, Break fast .dll)
Misalkan kita memilih Kids menu maka akan muncul jenis-jenis makanan berdasarkan kelompok Kids menu.
Misalkan kita memilih Kids Chicken Bites maka akan dimunculkan Nutrisi yang terkandung dalam hidangan tersebut dan list Alerginya.
6.Configurability
Dari segi configurability, menu pada website ini sangat dimudah dipahami dan digunakan oleh user.
7.Consistency
Dilihat dari tampilannya, website ini konsisten. Terbukti dari tampilan yang sama di beberapa menu. Misalnya, di halaman utama akan memiliki tampilan yang sama dengan tampilan di halaman menu lainnya.
8. Control
Penggunaan menu pada web dan tidak akan membingungkan user meskipun baru pertama kali dalam menggunakan web ini sehingga sangat membantu user saat mencari informsai yang dibutuhkan.
9. (Directness) Keterusterangan dan Kelurusan
Dalam web ini menurut kelompok kami sudah directness karena menu atau tampilnnya sudah jelas dan tidak ada yang disembunyikan.
1. Adanya sebuah cara yang menjadi usulan yang dapat dilihat secara nyata. Misalnya di dalam sebuah usaha Burger King ini system tersebut terbuka dan bagi orang yang mengakses atau menggunakannya dapat melihat secara jelas.
2. Dalam system ini aksi objek dapat dilihat langsung bagi orang yang menggunakannya.
Tapi di layar utama web Burger King tersebut (home page) masih sedikit membingungkan karena pada setiap kotak yang ada kelihatan menonjolkan sisi fun atau bersifat anak muda. Masih ada juga cuplikan iklan atau yang lain sebagainya.
10. Efficiency (Efisiensi)
Dalam program Burger King itu juga sudah efisien karena tidak banyak lagi menggunakan pergerakan untuk mengaksesnya. Karena menu-menu yang disediakan sudah cukup jelas bagi orang yang memakainya. Seperti misalnya dalam pemesanan makanan user dapat melihat menu-menu yang telah disediakan dan memilih menu yang diinginkan. Menu-menu atau pilihan-pilihan yang ada dalam system ini juga dibuat secara jelas, lengkap dan terurut agar si pemakainya tidak susah untuk mengaksesnya. Sehingga waktunya juga efisien dan tidak membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mencari kebutuhan yang diinginkan.
11. Familiarity (Keakraban/Keramahan)
Web ini juga sudah menggunakan bahasa yang ramah bagi user. Mungkin ada satu atau dua hal yang user susah untuk mengerti atau mungkin bagi bahasa yang banyak menggunakan bahasa Inggris.
12. Flexibility (Fleksibilitas)
Dalam web ini juga sudah fleksibelitas antara system dan pemakai. Sebagai Contoh :
Antara pemakai dan system tidak susah untuk menggunakannya. Dimana si pemakai tersebut tinggal mengakses web tersebut dan melihat menu-menu apa saja yang tersedia dan terlihat secara jelas.
13. Forgiveness (Adanya Toleransi)
Menurut kelompok kami web ini juga sudah banyak bertoleransi seperti contohnya jika pemakai salah dalam melakukan perintah-perintah yang ada maka tidak langsung di blog tetapi memberi pertanda kesalahan yang terjadi maka dapat pemakai dapat mengulang pengaksesannya. Mungkin yang menjadi kekurangannya adalah karena tidak memiliki button buat “back” dan yang ada hanya ke menu “home”.
14. Immersion (Penyelaman atau perendaman)
Website ini sudah menggunakan prinsip immersion, karena didalam website ini ada system pembookingan. Contohnya : pelanggan bisa memesan dulu dan tidak memanggil langsung. Seperti memesan pagi untuk mengambilnya sore atau malam harinya.
15. Obviousness (Nyata dan Jelas)
Sistem yang telah dibuat juga sangat berguna dan dimengerti oleh pemakainya sendiri karena dibuat dengan jelas dan nyata.
Pemakai mengerti system tersebut untuk apa dan bagaimana untuk melihat menu-menu yang ada pada web Burger King tersebut dan tahu juga kapan waktu kita melakukan perintah-perintah dan dimana kita harus memasukkan perintah-perintah untuk pengaksesannya.
16. Operability (Sandiwara)
Dalam web ini juga sudah menjamin system yang telah dirancang dapat berguna untuk setiap orang yang menggunakannya. Karena system tersebut dibuat tidak repot dan system tersebut mudah untuk digunakan dan menarik juga bagi yang menggunakannya.
17 . Perceptibility
Desain dari menu-menu yang ada di website ini sangat mudah digunakan. Terdapat menu yang memudahkan pelanggan untuk melihat menu makanan apa saja yang tersedia dilengkapi dengan gambar dan kandungan nutrisinya.
18. Preditability
Dalam website ini, aspek predictability sudah cukup baik. Pada pemilihan berbagai menu, web ini menyediakan informasi yang diprediksikan akan diakses oleh user. Misalnya ketika user mengakses menu dan memilih salah satu dari menu yang tersedia, maka ada menu nutrisions sebagai informasi nutrisi kandungan makanan yang diprediksikan akan diakses user.
19. Recovery
Website ini sudah menggunakan prinsip Recovery . Hal ini ditunjukkan pada menu OFFERS dimana user diminta untuk memasukkan e-mail address-nya. Jika user melakukan kesalahan pada saat proses penginputan, setelah submit mengantisipasi dan memperingati user tentang kesalahan yang dilakukan.
20. Responsiveness
Website ini memiliki responsiveness yang cukup baik. Misalnya adanya menu Find BK. Dengan menginputkan kode pos kita, web merespon pencarian dan menampilkan peta (denah) dari kode pos yang di inputkan.
21. Safety
Dalam website Burger King ini sudah menerapkan prinsip safety. Adanya reminder bagi pelanggan dalam hal penginputan e-mail serta kode pos misalnya. Dengan adanya reminder dalam penginputan tersebut dapat meminimalisir kesalahan user dalam menggunakan website ini. Namun keamanan untuk franchising-nya masih terlalu lemah dari sisipemesanan franchise itu sendiri.
22. Simplicity
Menurut kelompok kami, website ini kurang menerapkan prinsip simplicity. pada website ini cenderung menampilkan seluruh menu dan gambar-gambar secara lengkap dan detail sehingga kurang simple bila dilihat.
23. Transparency
Menurut kelompok kami, website ini sudah cukup menerapkan prinsip Transparency. Website ini sudah dapat membuat user untuk fokus pada menu-menu yang ada. Misalnya pada menu nutrition, ketika user memilih menu ini akan ditampilkan nutrisi dari makanan yang ada tanpa perlu memikirkan hal lain diluar nutrisi.
24. Trade-offs
Dari analisis beberapa prinsip yang telah dilakukan diatas, hamper semua prinsip digunakan dengan baik. Walaupun tidak semua prinsip diterapkan secara maksimal
25. Visibility
Website ini sudah cukup menerapkan prinsip visibility. Hal ini ditandai dengan adanya penunjuk progress ketika kita melakukan pencarian (Find BK),\.
Kelebihan :
• Menu-menu pada web tersebut sangat mudah digunakan, bahkan bagi pengguna pertama.
• Komposisi warna dan jenis tulisan sangat pas dan tidak berlebihan sehingga tidak cepat membuat mata lelah.
• Tampilan yang menarik disertai gambar-gambar aneka menu makanan
• Terdapat menu pelengkap seperti contact person, pencarian lokasi, kelengkapan nutrisi, alergi, what’s new, franchise dll.
Kekurangan Dari King Burger :
Akses untuk membuka halaman cukup berat karena animasi terlalu banyak.
Button “back”nya tidak ada, navigator buttonnya kurang, adanya untuk ke menu “home” saja, padahal beberapa user sering menggunakan button “back” tidak hanya “home”, dan lagi menu homenya suka error atau tidak mau jalan.
Menu terlalu banyak, dan agak sulit untuk melihat home pagenya.
Tampilan gambar dibawah adalah tampak layar utama (Home Page) dari website Burger King, dari tampilan halaman utama, BK lebih kelihatan menonjolkan sisi fun, cool dan lebih ke anak muda. (menu nya kebanyakan sampai bingung tuh, disetiap kotak diatas tuh merupakan menu, disitu ada cuplikan iklan, menu, informasi gizi, dll).
Saran :
Menambahkan menu pemesanan disertai harga-harga dari masing-masing menu
Menambahkan button untuk BACK untuk akses kembali ke menu sebelumnya
Mengurangi gambar-gambar animasi agar pengaksesan tidak memakan waktu yang lama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar